Menambahkan Domain di Apache Webserver

AssalamuAlaikum sobat semua, kali ini sekalian kami melakukan tugas harian yang berhubungan dengan server. Kami akan menuliskan juga apa yang biasa kami lakukan di salah satu server kami yakni menambahkan domain di Apache Webserver.

Apa itu Apache Webserver?

Webserver merupakan penerjemah dari sebuah bahasa pemrograman sementara untuk bahasa pemrogaman web salah satunya adalah PHP. Dan untuk menerjemahkan ini kita menggunakan apache. Sebenernya masih banyak pilihan webserver yang dapat digunakan seperti NGINX maupun Litespeed.

Namun kita lupakan hal tersebut dahulu yak 🙂

Platform yang Digunakan

Untuk platform yang digunakan dalam tutorial ini adalah OS Ubuntu Server 12.04.1 LTS . Dan ini adalah server lama dari beberapa container yang ada dalam virtual machine server kami. 🙁

Untuk server menggunakan apache, yah walaupun salah satu teknologi lama namun ternyata banyak sekali yang menggunakannya. Dan tentunya banyak sekali yang membutuhkan tutorial ini 🙂

Menambah Domain pada Apache

Ini merupakan tutorial utama dalam artikel ini, kami akan mencoba menuliskan secara detil bagaimana proses menambahkan domain di server yang menggunakan Apache sebagai Webserver. Diantara berabgai versi OS dan Server yang kampus IAIN Ponorogo gunakan. Berikut langkah – langkahnya :

1. Membuat direktori tempat file aplikasi

Seperti kebanyakan cara untuk membuat direktori pada sistem operasi linux, anda dapat membuat folder baru dengan menggunakan perintah mkdir . Pastikan anda sedang berada di dalam folder www, kalau belum silakan pindah folder.

Bisa mengetikkan perintah “cd /var/www/” tanpa tanda petik. Nah sekalian kita ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari folder www,  sekedar biar ingat folder apa saja yang telah ada biar tidak terjadi duplikasi.

Dalam tutorial ini saya telah menambahkan folder perpus di dalam server. Didalam folder perpus saya sudah menambahkan file index.html untuk memastikan nanti apakah vhost atau proses penambahan domain/subdomain ini berjalan.

Isi dari file index.html tersebut hanyalah file biasa yaitu :

<div>Halo dari halaman perpustakaan</div>

Jangan lupa disimpan

2. Menambahkan file konfigurasi di direktori /etc/apache2/sites-available/

Setelah kita membuat folder perpus, kita akan membuat file konfigurasi, nantinya file konfigurasi ini ada di

/etc/apache2/sites-available/

Nah untuk menambahkan disini saya tidak perlu repot karena tinggal meng duplicate file konfigurasi yang ada kemudian kita berikan nama yang beda. Perintah yang digunakan adalah perintah copy yakni cp file yang ada nama file baru.

 

3. Edit file konfigurasi

Untuk langkah ketiga adalah kita mengedit file konfigurasi, sebelumnya pastikan anda masih berada dalam folder etc/apache2/sites-available arahkan ke file yang ingin anda edit menggunakan perintah nano.

Anda cukup mengganti serverName,server alias serta direktori folder tempat root aplikasi anda. Untuk percobaan ini saya merubah menjadi pustaka.iainponorogo.ac.id termasuk alias dan dokumen root saya letakkan di var/www/perpus.

4. Meng- copy file konfigurasi ke  /etc/apache2/sites-enabled/

Nah setelah konfigurasi di etc/apache2/sites-available telah selesai kita perlu menambahkan file konfigurasi yang sama di /etc/apache2/sites-enabled/. Dengan cara menggunakan perintah cp.

4 copy konfigurasi ke site enable

5. Mengaktifkan domain baru

Setelah kita mengcopy file konfigurasi, langkah berikutnya kita wajib mengaktifkan domain tersebut di apache dengan menggunakan perintah a2ensite. Dan pastikan menjalankan perintah ini di dalam folder sites-available.

Dalam tutorial ini saya mengetikkan :

a2ensite pustaka.iainponorogo.ac.id

6. Restart Apache

Langkah terakhir dalam proses penambahan domain baru ini adalah merestart apache. Anda dapat menggunakan perintah

service apache2 restart

Selanjutnya tinggal cek di subdomain apakah telah berhasil menampilkan file index.html yang telah dibuat diawal. Dan tentunya ini masih tahap awal untuk sekedar menjalankan server, karena proses selanjutnya apabila kita menggunakan domain lain kita perlu  menambahkan record ke DNS record kita entah yang disediakan webhosting ataupun provider besar seperti Cloudflare.

Sementara itu dulu tutorial ini, semoga dapat membantu teman teman semua dalam menyelesaikan masalahnya. Mohon berkenan meninggalkan komentar untuk semua hal yang ingin ditanyakan.

Terimakasih

(tipd.az)